Persiapan Kebutuhan Pendukung Homecare

Anda masih bingung apa saja yang dibutuhkan sebelum memulai Homecare di rumah?

Baru pertama kali memulai kegiatan Homecare?

Mari simak beberapa persiapan yang dibutuhkan untuk Homecare pasien.

Faktor-faktor yang perlu menjadi pertimbangan diagnosa pasien selama di rumah sakit, perhatikan alat apa saja yang sering digunakan di rumah sakit.

Anda bisa bertanya kepada perawat, dokter kira-kira apa yang harus digunakan di rumah dan dimana tempat tempat membeli atau menyewanya.

Segeralah kontak agensi penyedia jasa layanan Homecare untuk mendapatkan perawat yang kompeten. Diskusikan kebutuhan Homecare kepada perawat Homecare yang sudah datang, sebab biasanya perawat Homecare lebih memahami dan berpengalaman akan kebutuhan akan perawatan di rumah pasien.

Secara garis besar untuk pasien bedrest, dengan keadaan sadar membutuhkan alat sebagai berikut :

1. Ranjang Pasien

Ranjang pasien berfungsi memudahkan mengatur posisi nyaman pasien dan mempermudah perawat untuk melayani. Ranjang pasien terdiri dari dua jenis, yaitu manual dan otomatis.

Kedua jenis ini memiliki spesifikasi antara lain :

  1. Ranjang satu Crank/satu engkol, ranjang tipe ini hanya bisa menaikkan bagian kepala saja.
  2. Ranjang dua Crank/dua engkol, agar posisi tubuh seperti kepala dan kaki dapat dinaikkan, sedangkan posisi badan dapat disejajarkan.
  3. Ranjang tiga Crank/tiga engkol, kepala dan kaki dapat dinaikkan dan diturunkan serta secara keseluruhan ranjang dapat dinaikkan dan diturunkan.

Dengan berbagai merek dan tipe, Anda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

2. Alat Tensi Darah

Alat cek tensi darah (sphygmomanometer) berfungsi untuk mengukur tekanan darah sehari-hari.

Studi menunjukkan pasien yang rutin cek tekanan darah di rumah pun bisa mengendalikan gejala hipertensi dengan lebih baik sekaligus untuk memantau pemberian obat untuk hipertensi.

Ada banyak jenis dan model tensi darah yang dijual di pasaran, baik yang manual, semi otomatis dan otomatis.

Namun bila Anda masih ragu untuk memilih, tidak ada salahnya untuk berdiskusi dengan perawat Homecare Anda.

Ketahuilah bahwa beebrapa merek untuk aktivasi garansi, sementara merek lain menawarkan jaminan gratis dengan pembelian monitor.

Pastikan tensi darah rutin dikalibrasi setidaknya setiap satu atau dua tahun sekali. Untuk hal ini Anda dapat menanyakan kepada toko penjual.

3. Cek Saturasi Oksigen

Saturasi oksigen atau Pulse oximeter, adalah sebuah perangkat berukuran kecil biasanya dijepitkan pada ujung Jari tangan pasien.

Alat ini dilengkapi alat penunjuk angka berbasis digital dan dalam beberapa detik angka menyala.

Angka-angka ini menunjukkan tingkat oksigen darah dan detak jantung pasien. Sebab manusia tidak bisa merasakan sendiri saturasi oksigen yang rendah di dalam tubuhnya.

Kemampuan Pulse oximeter hanya untuk mendeteksi saturasi oksigen dalam arteri didasarkan pada adanya fluktuasi jumlah sinar merah dan infra merah pada arteri yang diserap selama siklus kardiak (volume darah arteri meningkat pada sistol dan menurun pada diastol).

4. Alat Cek Suhu atau Termometer

Untuk mengecek suhu tubuh pasien (temperatur perubahan suhu).

Ada beberapa macam pilihan termometer, antara lain termometer manual dan digital.

5. Stetoscope

Stetoskop berfungsi untuk mendengarkan suara detak jantung dan mendeteksi kelainannya serta mendengarkan suara-suara lain dari dalam tubuh misalnya, bunyi pernapasan atau bunyi usus (bising usus).

Jenis dan intensitas suara-suara ini dapat membantu perawat Homecare atau dokter untuk menilai kondisi pasien.

Dokter atau perawat akan curiga adanya gangguan pernapasan bila terdengar bunyi napas yang tidak normal.

Stetoskop bukanlah sekedar objek yang melengkapi penampilan, tapi alat ini wajib dimiliki oleh dokter dan perawat karena sangat berguna mendiagnosis penyakit pasien.

6. Oksigen Tabung atau Oksigen Konsentrat

Jika Anda melihat di rumah sakit penggunaan oksigen biasanya ada yang tidak menggunakan tabung terapi terhubung secara sentral yang tah diatur sedemikian rupa hingga penggunaannya praktis melalui panel di tembok ruang perawatan.

Sementara jika di rumah, untuk Homecare maka dapat menggunakan oksigen tabung.

Pakaian oksigen dan pemakaian saturasi oksigen (Pulse oximeter) sangatlah berkaitan erat. Jika alat saturasi oksigen kadar oksigen yang rendah, maka oksigen tabung dapat digunakan.

Saat penggunanya pastikan regulator oksigen sudah terpasang tepat pada posisinya dan tidak terjadi kebocoran.

Kelebihan yang dimiliki tabung oksigen adalah lebih praktis dari pada konsentratur oksigen yang berupa mesin. Sebaiknya Anda mencadangkan dua ukuran tabung di rumah, salah satunya tabung kecil uang yang bisa dibawa saat pasien membutuhkan bantuan untuk bepergian ke rumah sakit.

Kedua, tabung oksigen besar khusus untuk di rumah. Karena besar pemakaiannya bisa lebih lama. Posisikan tabung oksigen tepat di samping ranjang untuk mempermudah diakses saat pasien mengalami hipoksia atau sesak napas.

Perhatikan penempatan tabung oksigen, jauhkan dari tempat-tempat yang mengeluarkan api. Jauhkan dari penyimpanan alkohol, dari rokok yang menyala dan pastikan tidka terjadi kebocoran.

7. Kasur Decubitus (Kasur Angin)

Kasur anti Decubitus bermanfaat untuk mencegah borok atau luka di bagian tubuh pasien yang berbaring lama dan tidak pernah digerakkan.

Kasur ini terhubung dengan listrik untuk membuat sirkulasi udara di dalamnya.

Posisikan kasur ini dengan membentangkannya diatas ranjang pasien dan ditutup dengan seprai.

8. Tiang Infus (opsional)

Tiang infus digunakan bila ada instruksi lanjutan untuk pemasangan infus sewaktu-waktu di rumah sehingga mempermudah pekerjaan perawat untuk segera melakukan tindakan seusai intruksi dokter Homecare.

9. Mesin Suction Pump/Sedot Dahak (opsional)

Alat suction pump adalah alat ynag berfungsi untuk menghisap cairan yang tidak berfungsi di dalam tubuh.

Misalnya untuk menyedot dahak yang belum dapat dikeluarkan pasien secara spontan. Alat ini umumnya terdiri dari selang penyedot dan tabung.

Suction pump juga terdapat dua jenis, portable dan jenis unit yang nrdst. Untuk Homecare gunakan saja yang portabel.

Mesin suction pun juga terhubung ke listrik untuk mengontrol daya hisap dilengkapi dengan regulator, jadi daya hisap bisa kita atur sesuai dengan kebutuhan.

Harga suction pump bermacam-macam, tergantung dari jenis, model, merek spesifikasi yang ada di alat tersebut.

Suction pump seperti apa yang ada buthkan, anda dapat konsultasikan pada perawst Homecare yang ada.

 

10. Mesin Nebulizer/Uap

Nebulizer adalah mesin yang mengubah obat cair menjadi uap untuk dihirup ke dalam paru paru.

Fungsi nebulizer juga untuk melegakan saluran napas yang menyempit.

Nebulizer terdiri dari mesin kompresor udara, wadah kecil untuk obat cair, selang elastis yang menghubungkan kompresor udara ke wadah obat.

Diatas wadah obat terdpaat corong atau amsker yang digunakan untuk menghirup uap.

Ada beberapa macam merek yang ditawarkan di pasaran. Silahkan Anda memilih sesuai kebutuhan. Alat bantu pernapasan ini, bekerja dengan cara mengubah obat cair menjadi uap. Dari situlah psien akan menghirup obat dan usahakan pasien duduk diam selama obat uapa habis. Itu sebabnya alat ini menjadi pilihan yang paling efektif untuk menghantarkan obat dibandingkan inhaler.

11. Popok Disposable

12. Under Pad

13. Mortar Obat/Gilingan Obat

14. Kom

15. Gunting

16. Pinset Steril

17. Senter Medis

18. Infuse Set (opsional)

19. Kursi Roda

20. Pispot (opsional)

21. Gelas Ukur

22. Teko ukur

23. Masker

24. Sarung Tangan

25. Alkohol Swab

26. Kasa Steril

27. Plester

28. Kotak Obat

29. Meja Susu

30. Plastik Klip Obat

31. Peralatan Menulis untuk Dokumentasi Perawatan

Peralatan diatas menyesuaikan dengan kondisi pasien dan kebutuhan perawat Homecare dalam mendukung keperawatan di rumah.

Bisa saja masih ada tambahan lain, jika dibutuhkan. Usahakan pasien jika di rumah berada di lantai satu, bukan di bagian tingakt rumah (jika rumah bertingkat).

Sebab ini untuk mempermudah akses pertolongan jika pasien membutuhkan untuk dibawa ke rumah sakit segera. Dan mempermudah pekerjaan perawat.

Bila memakai pendingin ruangan (AC), usahakan posisinya tidak langsung mengenai pasien atau perawat Homecare saat istirahat malam.

Jaga kebersihan kamar/ruangan pasien, termasuk kebersihan semua perawatan serta mesin pendukung.

Batasi mobilitas keluar-masuknya orang-orang ke dalam kamar, apalagi jika ada yang sedang sakit karena pasien sangat rentan terjadi penularan.

Sebaiknya di dalam kamar/ruangan pasien berikan sebuah jam dinding untuk memudahkan perawat melihat schedule waktu bekerja.

Bila memiliki beberapa stok tabung oksigen, usahakan posisinya menjauh dari dapur/kompor/sumber api maupun sumber listrik.

Demikianlah beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum memulai perawatan Homecare. Alangkah lebih baiknya Anda berdiskusi dengan calon perawat Homecare yang hendak dipekerjakan sebelum perawatan Homecare dimulai. (teamNetCare)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *